Sadar ga sih ternyata suhu di Jakarta makin panas euy. Apa karena sudah kelamaan tinggal di Bandungya. Tapi ga juga sih, kalau dibandingin dengan liburan pas semester yang lalu, kaya’nya ga sepanas ini deh. Tersiksa banget nih, ga malam ga siang bawaannya pengen mandi mulu. Padahal kalau d Bandung mandi paling kalau mau ke kampus doank (he..he..) :p.
Denger-denger sih katanya karena jumlah kendaraan pribadi di Jakarta makin banyak makanya suhu udara juga jadi tambah panas. Selain itu, otomatis macetnya Jakarta juga jadi tambah parah. Masya Allah…
Saya ga kebayang deh gimana rasanya kalau nanti tinggal dan dapat kerjaan di Jakarta. Pasti setiap hari bawaannya kesel mulu. Udaranya panas, debu dan asap segunung-gunung, belum lagi biaya hidupnya yang lumayan tinggi. Pengen sih nantinya tinggal di daerah tapi kata ortu kalau mau merintis karir atau mau jadi pengusaha yang sukses ya lebih baik di Jakarta soalnya kan pusat perekonomian Indonesia adanya di Jakarta.
Mudah-mudahan saja nanti gubernur DKI yang baru bisa membuat Jakarta makin “adem” (ga hanya udaranya saja lho ya). Ok deh, sukses ya buat Pak Fauzi atau Pak Adang sebagai calon gubernur DKI. Semoga Anda bisa menyegarkan kembali udara di ibukota kita tercinta ini. SUKSES..!!




Newer Comments